Tentang Kami

CROWNMAS diprakarsai oleh Bapak Ricky Satrya, yang lebih dikenal dengan nama Pak Benny, pada Maret 1989 di kawasan Tanah Abang, Jakarta. Perjalanan usaha ini bermula dari semangat, kerja keras, dan keberanian beliau dalam mengembangkan usaha keluarga.
 
Dengan modal awal sebesar Rp80.000 yang dipinjamkan dari pamannya, Pak Benny mulai memodernisasi toko keluarga yang saat itu dikelola secara sederhana. Produk awal yang dijual meliputi kaos dalam, singlet, sapu tangan, handuk, dan peci. Setiap hari, beliau mengelola toko sejak dini hari hingga sore, lalu pada malam hari berkeliling menjajakan peci dari toko ke toko di berbagai daerah seperti Rangkasbitung, Sukabumi, hingga Bandung, sambil mengisi kembali stok barang dagangan.

Kegigihan dan ketekunan tersebut mulai membuahkan hasil. Keluarga kemudian memberikan kepercayaan kepada Pak Benny untuk mengelola sebagian toko keluarga secara mandiri. Dari beliau memulai usahanya sendiri dengan nama TOKO BENNY.


Sebelumnya, pada tahun 1988, Pak Benny bersama seorang rekannya telah memberanikan diri merantau dan mengadu nasib ke Tanah Abang, Jakarta. Di kawasan inilah kemudian lahirlah nama CROWNMAS. Usaha baru ini dimulai dengan menyewa sebuah kios berukuran 2 x 2 meter, dengan fokus utama pada perdagangan peci.

 

Pada tahun 1994, CROWNMAS merelokasi kiosnya ke luar kawasan Pasar Tanah Abang. Seiring dengan perkembangan usaha, Pak Benny mulai melakukan diversifikasi produk dengan memperluas lini dagangan ke baju koko, sajadah, sorban, sarung, serta berbagai perlengkapan ibadah muslim lainnya. Dalam perjalanannya, CROWNMAS juga mulai melahirkan dan memasarkan merek-merek sendiri, serta menjadi distributor untuk merek-merek ternama seperti H. Iwing, Musliman, Datuk, Kuncimas, dan merek lainnya.

 

Memasuki era modern, pada tahun 2023, merek-merek dan perusahaan di bawah naungan CROWNMAS secara resmi dialihkan kepada generasi pertama penerus keluarga. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memodernisasi dan mengembangkan CROWNMAS, khususnya dalam penguatan merek dagang, sistem bisnis, serta perluasan pasar agar tetap relevan dan berdaya saing di masa depan.